LAPORAN KEGIATAN DIKLAT PEMBINAAN PEGAWAI – PENYUSUNAN INFORMASI FAKTOR JABATAN DALAM RANGKA PENENTUAN NILAI DAN KELAS JABATAN – HOTEL PURNAMA BATU, 05 – 07 DESEMBER 2011.

Dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) ditetapkan bahwa PPPPTK adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan bidangnya.
Untuk dapat melaksanakan tugas tersebut, dalam organisasi dan tata kerja PPPPTK Bidang Otomotif dan Elektronika Malang (PPPPTK BOE Malang) terdapat berbagai jabatan mulai dari jabatan struktural, jabatan fungsional tertentu dan jabatan fungsional umum yang bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Sebagai upaya dalam mendukung terlaksananya agenda reformasi birokrasi bidang pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan diperlukan manajemen SDM yang professional. PPPPTK BOE Malang merupakan unit pelayanan publik yang secara professional dituntut untuk memberikan pelayanan prima, sangatlah memerlukan adanya SDM yang memiliki kinerja yang baik dan profesional ditunjang dengan kesejahteraan yang adil dan proporsional.
Untuk meningkatkan kualitas SDM dan perangkat manajemen, berbagai upaya perlu dilakukan secara terus menerus, konseptual, berkesinambungan dan menyeluruh, salah satunya melalui Diklat Pembinaan Pegawai yang difokuskan pada Penyusunan Informasi Faktor Jabatan dalam rangka Penentuan Nilai dan Kelas Jabatan bagi pegawai negeri sipil di lingkungan PPPPTK BOE Malang.
klik disini untuk laporan selengkapnya.
Diklat Pembinaan Pegawai
9 12 2011Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Diklat, disiplin pegawai, informasi faktor, pembinaan pegawai, pp. no.53 tahun 2010, reformasi birokrasi internal, remunerasi, urjab
Kategori : Diklat
Memperingati Hari Guru 2011
9 12 2011
Hari Guru Nasional 2011 sekaligus Ulang Tahun KORPRI ke 40 jatuh pada hari Jum’at tanggal 25 November 2011, diperingati bersama seluruh karyawan, pegawai magang, peserta diklat di lapangan upacara bendera PPPPTK BOE dengan inspektur upacara Drs. Suwarno, MM yang telah dilantik menjadi Kepala Pusat yang baru menggantikan alm. Dr. Imam Sutadji tertanggal 22 November 2011.
Membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : Dr. Mohammad Nuh dengan tema “Meningkatkan Peran Strategis Guru untuk Membangun Karakter Bangsa-Peningkatan Kinerja Guru untuk Pendidikan Bermutu” Diantara teks sambutannya adalah :
Tugas dunia pendidikan adalah membentuk kepribadian yang unggul
dan mulia, serta mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Kemampuan semacam ini hanya dimiliki oleh sedikit orang yang berbakat, berhasrat, dan berkemampuan menjadi guru.
Seorang guru teladan pernah ditanya mengapa dia tertarik menjadi guru? Jawabnya adalah karena guru (bahkan hanya guru) yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan. Dia tidak berharap dapat menyentuh masa depan karena hal itu adalah sesuatu yang mustahil. Tetapi cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, profesi guru menjadi jauh lebih menarik daripada profesi yang lain. Itulah sesungguhnya jawaban Guru Teladan.
klik disini untuk selengkapnya.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: guru teladan, hari guru nasional, sambutan kemendikbud, ultah korpri, upacara bendera
Kategori : Upacara Bendera
Strategi Pelaksanaan Uji Kompetensi
1 11 2011
Laporan Diklat Pembinaan Pegawai : Strategi Pelaksanaan Uji Kompetensi yang dilaksanakan tanggal 27 – 29 Oktober 2011 di Hotel Pelangi Malang.
Diklat ini dirancang dengan tujuan untuk menghasilkan format format pelaksanaan uji kompetensi sesuai dengan unit kompetnsinya sehingga dapat dipergunakan untuk proses mengukur kompetensi melalui diagnosa status kompetensinya, tempat kompetensinya, alat ukur kompetensinya dan pengukuran kompetensinya.
Akhir dari pelatihan ini, peserta diklat ditargetkan dapat menyusun dokumen uji kompetensi sehingga dapat melaksanakan uji kompetensi secara professional dan benar sesuai roadmap mapping kompetensi.
HASIL KEGIATAN SELAMA TIGA HARI :
Setiap peserta diklat akan menyusun dokumen pelaksanaan uji kompetensi minimal 1 uji kompetensi. Selanjutnya setelah menjadi assessor, setiap assessor akan melakukan uji kompetensi diharuskan membuat atau merevisi dokumen uji kompetensi sesuai dengan unit kompetensi yang akan diujikan. Dokumen uji kompetensi meliputi 4 level yaitu dasar, lanjut, menengah dan tinggi. Untuk tingkat level setiap peserta diklat diharapkan mampu memahami Struktur program diklat kompetensi dan materi yang terkandung didalamnya. Dari masing masing level terdiri dari 13 worksheet yang terbagi kedalam:
Untuk dasar : MK WS 51-99
Untuk lanjut : MK WS 52-100
Untuk menengah : MK WS 53-101
Untuk tinggi : MK WS 54-102
Para peserta diklat disamping memahami level uji kompetensi diatas juga harus memahami dan sekaligus memasukkan kedalam format MK WS strategi pelaksanaan uji kompetensi, MK WS usulan bahan uji kompetensi, MK WS berita acara kelulusan, MK WS jadwal uji kompetensi, MK WS check list alat uji kompetensi, MK WS laporan hasil uji kompetensi, MK WS tempat uji kompetensi, MK WS check list dokumen uji kompetensi, MK WS biodata penguji, MK WS penjelasan proses uji kompetensi.
Diklat pembinaan pegawai yang telah dilaksanakan khususnya dalam upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang berkaitan dengan diklat dan uji kompetensi masih perlu dilakukan penyempurnaan penyempurnaan sehingga dapat terpenuhinya assessor yang professional dan mandiri sesuai dengan tujuan reformasi birokrasi.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: Diklat, hotel pelangi, KEPEGAWAIAN, pelaksanaan, pembinaan pegawai, program pengembangan, sdm, strategi, uji kompetensi
Kategori : Diklat, Widyaiswara
Evaluasi Jabatan Untuk Menunjang Reformasi Birokrasi Internal
24 10 2011Diklat pembinaan pegawai – Evaluasi jabatan untuk Menunjang Reformasi Birokrasi Internal ( RBI ) dibuka bersamaan dengan workshop antar PPPPTK seluruh Indonesia oleh Kepala Badan PSDMP dan PMP ( bpk. Prof, Dr. Syawal Gultom, M.Pd ) bertempat di hotel Purnama Batu Malang pada tanggal 6 – 8 Oktober 2011.
Diikuti 40 peserta dari subbag kepegawaian, widyaiswara, dan dari pppptk lainnya, Sesion pertama diklat pembinaan pegawai – evaluasi jabatan untuk menunjang reformasi birokrasi internal dibuka oleh Bpk. Iswandi, SH, M.si ( Kepala Bagian Hukum dan Kepegawaian Badan PSDMP dan PMP )
Pada hari kedua, sesion pagi – malam diisi oleh A.Muroqib, SH membahas tentang uraian jabatan yang disesuaikan lagi dengan kelas jabatan fungsional terbaru hasil dari workshop di hotel century tgl. 2-3 Oktober 2011 sbb :
1. Jabatan fungsional tingkat ahli pertama : ( kelas 7-8 ) yaitu jabatan yang sifatnya pemikiran dengan menggunakan analisa dan metodologi, pendidikan minimal sarjana meliputi : analis, pengkaji, perancang, penyusun, penelaah, pranata komputer ahli pertama, pranata humas ahli pertama/muda.
2. Jabatan fungsional terampil : ( kelas 5-6 ) jabatan pengolah & pengumpul data yang tidak memerlukan keahlian antara lain : penata, pengadministrasi, pemroses, pengagenda, ajudan, sekretaris pimpinan, teknisi tingkat menengah, pengadministrasi umum/arsiparis terampil dan pranata komputer terampil.
3. Jabatan fungsional perbendaharaan : ( kelas 5-6 ) antara lain bendahara pengeluaran, bendahara pengeluaran pembantu, pemegang buku dan pengadministrasi keuangan.
4. Jabatan fungsional pendukung teknisi, klerikal, dan administrasi : ( kelas 2-4 ) yaitu jabatan pramu, caraka, sopir, satpam, dan teknisi rendah.
Hasil dari diklat ini ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan akan bisa menghasilkan kesepahaman sampai dengan PPKI dan ABK. Hanya sampai informasi faktor 1 jabatan padahal masih ada 44 jabatan lainnya. Tetapi paling tidak sudah ada persamaan paham diantara peserta lainnya tentang peta jabatan di masing – masing PPPPTK. Semoga bermanfaat.
Komentar : Tinggalkan sebuah Komentar »
Kaitkata: analisis beban kerja, batu, Diklat, informasi faktor, ppki, reformasi birokrasi, uraian jabatan, workshop
Kategori : Diklat, Umum, workshop
KOLOM KOMENTAR :